Di waktu yang tiba-tiba ini, saya belum mempersiapkan kebutuhan memancing sama sekali. Akhirnya aku dan ayahku berangkat pada pukul 2 sore. Kami berangkat ke Trenggalek tidak berdua. Ayahku mengajak Paklik ku juga. Aku menghabiskan waktuku di perjalanan hanya untuk tidur (karena sedikit badmood) dan tidak terasa sudah sampai pantainya pada pukul 5 sore. Ayahku memaksakan ke tempat booking untuk di rumah apung, tapi ternyata sudah penuh. Dan terpaksa kami pindah tempat menuju pantai Simbaronce yang tak jauh dari Karanggongso.
Setelah diskusi panjang, akhirnya kami berangkat rumah apung menggunakan perahu. Alhamdulillahnya dari awal berangkat sampai pulang, aku tidak mabuk sama sekali. Dan kami sampai di rumah apung dengan aman.
Ternyata, Ayahku sudah menyiapkan alat pancing untukku, dan itu membangkitkan lega. Setelah itu, aku mulai memaknainya. 4 Jam berlalu. Karena hari mulai malam, aku mulai mengantuk. Setelah Aku beranjak dari kursi, tiba-tiba ada hal tak terduga yang terjadi. Pemancing disebelahku mendapatkan ikan pari! sontak aku merekamnya. Karena itulah aku mengurungkan niatku untuk tidur. Harapannya sih biar dapet pari juga. Tapi beberapa jam berlalu, dan tak kunjung muncul ikan yang menggigit kailku. Akhirnya aku memutuskan untuk tidur.
Keesokan paginya, kubangun jam 5 pagi. Kemudian aku mendekati ayahku yang sedang memancing di luar. Tak berselang lama, pancingku tiba-tiba bergerak. Sontak aku reflek menarik rel pancingku. Dan Alhamdulillah nya saya dapat 1 ekor Barramundi. Aku merasa beruntung sekali saat itu, karena baru bangun tidur sudah dapat ikan.
Setelah menghabiskan waktu selama 1 jam, kami kembali ke pantai menggunakan perahu. Walaupun hasil tangkapan ayahku dan Paklik ku tidak banyak, aku senang sekali karena aku bisa mendapatkan ikan. Akhirnya aku pulang ke rumah dengan senang hati. Segitu saja, Terimakasih karena sudah membacaa 😊😊

0 Comments