Menelusuri sejarah dadi Gedung Induk
Setiap hari senin, kelasku mendapatkan mapel sejarah pada jam pertama hingga jam ketiga. pada tanggal 28 juli 2025 kelasku baru memulai pelajaran sejarah yang perdana. karena seminggu sebelumnya, jam sejarah dipakai untuk membuat struktur kelas & mendiskusikan urusan kelas 10 baru bersama wali kelas.
Saat 2 jam pertama dimulai, untuk mapel sejarah ini masih pada tahap perkenalan dengan guru sejarah, yaitu dengan Bu Khoirunnisa Rahayu. Kemudian bu Nisa memberikan kami Soal tulis berjumlah 10 untuk mengetes seberapa jauh ilmu yang kami ketahui terkait mapel sejarah. Soalnya berkaitan tentang sejarah indonesia pada zaman kerajaan, dan sejarah pada masa kemerdekaan.
Setelah kami mengerjakan soal tersebut, Bu Nisa mereview soal yang diberikan sebelumnya, dan aku merasakan sedikit flashback pada materi di smp. Kemudian Bu Nisa memulai pembahasan tentang pengenalan ilmu sejarah sampai jam ke 2 berakhir.
Setelah masuk pada jam ke 3, Bu Nisa mulai memberikan kami tugas, yaitu menelusuri sejarah tempat iconic di smada. Aku bersama Alzam, Khrisna, Reyhan, Dzaki, Zio, Gerald, dan Natan memutuskan untuk memilih GI atau Gedung Induk sebagai spot yang ingin ditelusuri.
Kebetulan sekali saat kami menuju ke GI, kami bertemu dengan Bapak Nur Yani dan kami mulai menanyakan tentang sejarah GI kepada beliau. Menurut beliau, GI mulai dibangun pada 1940-an oleh Belanda dan dijadikan sebagai bangunan gudang. Dan maka dari itu GI mulai dijadikan debagai Cagar Budaya sampai sekarang.
Kemudian kami mendapatkan fakta menarik, yaitu sebelum tahun 1980-an, area kelas 10 yang berada di Gi lantai 3 sebelumnya merupakan tempat yang difungsikan sebagai area olahraga lhoo.
Belum sempat kami bertanya lebih jauh, ternyata waktu yang diberikan untuk outing class telah habis. Kemudian kami memutuskan kembali ke kelas, dan benar saja kelompok kami yang kembali paling akhir.
Sekian pengalaman yang telah saya berikan, tunggu pengalaman pengalaman selanjutnya ya!!

0 Comments